Persatuan Guru Republik Indonesia melalui PGRI Smart Learning & Character Center (PSLCC) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional di era transformasi digital. Salah satu langkah strategis yang kini digencarkan adalah peluncuran program nasional PGRI POWER, sebuah gerakan terintegrasi untuk meningkatkan kompetensi guru di bidang coding dan Artificial Intelligence (AI).
Program ini hadir sebagai bagian dari upaya mendukung gerakan nasional satu juta guru mahir coding dan AI yang diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
Sekretaris Umum PGRI Bali, Ayu Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa Bali memiliki peluang besar untuk menjadi pionir transformasi pendidikan digital di Indonesia.
Menurutnya, penguasaan teknologi digital, coding, dan AI oleh para guru akan membuka ruang lahirnya inovasi-inovasi baru berbasis budaya dan pariwisata Bali, seperti aplikasi edukasi, media pembelajaran interaktif, hingga pengembangan game budaya lokal.
“Bali harus mengambil peran aktif sebagai pionir digital di Indonesia,” tegasnya saat memberikan tanggapan terkait pelaksanaan program PGRI POWER.
Ia juga menilai kesiapan infrastruktur digital di Bali relatif lebih baik dibandingkan beberapa daerah lain di Indonesia. Ketersediaan akses internet dan penggunaan perangkat digital di sekolah dinilai menjadi modal penting dalam mendukung implementasi model pembelajaran blended learning pada program ini.
Program PGRI POWER sendiri ditujukan bagi seluruh guru dan dosen dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi. Peserta diwajibkan memiliki komitmen mengikuti program hingga selesai, memiliki perangkat digital, serta koneksi internet yang memadai.
Email Anda rahasia dan tidak akan ditampilkan.